Fitur Spesial

Pepperonny Ngopini

Grab this Headline Animator?

My Google Pagerank

Content View Hits : 94319

 

Powered by Stock Trader
Artikel Terkini
Trik Ambil Uang di ATM Tanpa Mengurangi Saldo Print
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by pepperonny   

Akhir-akhir ini kita dihebohkan oleh aksi pembobolan ATM yang disinyalir dilakukan oleh sindikat internasional. Pembobolan, sementara ini dilaporkan masih terjadi di wilayah Bali. Masyarakat panik mengetahui bank tempat mereka menyimpan uang ternyata tidak seaman yang diharapkan.

Saat ini laporan pembobolan itu masih terbatas pada ATM bank BCA. Namun bila dilihat dari teknik skimming ini bukan tidak mungkin ATM bank lain juga telah ditempeli semacam alat yang disebut ‘skimmer’ dan tengah menanti korban lainnya.

Kepolisian dan industri perbankan sigap menanggapi laporan masyarakat dan telah mensosialisasikan antisipasi pembobolan ATM lain. Antara lain, diharapkan masyarakat menutup aktivitas jemari mereka saat menekan PIN. Hal ini disebabkan karena disinyalir adanya kamera tersembunyi yang merekam aksi nasabah saat menekan PIN.

Antisipasi lain adalah dengan memasukkan kembali kartu ATM setelah selesai bertransaksi dan mengetikkan sembarang PIN lalu membatalkan transaksi. Data transaksi ternyata masih mampu terbaca oleh kartu yang dimasukkan oleh nasabah pada antrian berikutnya. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi tindakan pembobolan oleh nasabah yang berada di antrian belakang, maka kita perlu mengacak PIN setelah bertransaksi. Tujuannya untuk mengaburkan data.

Heboh ini mengingatkan saya pada iklan sebuah e-book di internet yang saya dapatkan secara gratis setelah mendaftar pada sebuah bisnis internet marketing. Judul e-book itu cukup membuat saya terperangah, ”Trik Mengambil Uang di ATM Tanpa Mengurangi Saldo”. Bagaimana pula ini, mengambil uang di ATM, sementara saldo tidak berkurang?

Saya bukan tipe orang yang skeptis. Bukannya menghapus e-book itu, alih-alih saya merasa penasaran untuk membacanya. Tidak ada maksud untuk menjalankan aksi kriminal, tapi sekedar memuaskan rasa ingin tahu saya saja. Siapapun pasti akan penasaran membaca judul seperti di atas. Mereka yang skeptis dan condong berpikir buruk, pasti tak akan membaca e-book ini dan mencampakkannya ke recycle bin.

Pada awal paragraf dari buku setebal beberapa halaman ini, sang penulis terlebih dulu mengingatkan bahwa informasi dalam e-book ini adalah sepenuhnya legal dan dapat dipraktekkan oleh siapa saja. Siapa coba yang nggak penasaran?

Mata kemudian terus merunut huruf demi huruf merangkai kalimat-kalimat yang menjelaskan bahwa untuk menjalankan trik ini disarankan mengikuti bisnis internet marketing. Saya sudah mengikuti beberapa dan yang terbesar adalah di SFI Marketing Group. Bisnis online yang sudah terbukti dan memiliki reputasi internasional selama 20 tahun. Bisnis lainnya adalah di pesantiketanda, bisnis pesan tiket pesawat online saya sendiri. Sampai di sini, saran tersebut berarti sudah saya penuhi dan saya lanjutkan membaca. Gatal sekali untuk menghabiskan tulisan itu dan menemukan triknya.

E-book tersebut mengulas berbagai macam tips untuk mendapatkan hasil maksimal dalam berbisnis di internet. Akhirnya sampai juga saya pada kesimpulan yang dinyatakan oleh sang penulis pada beberapa paragraf terakhir. Kurang lebihnya begini, dengan mengikuti bisnis internet marketing, pendapatan akan terus mengalir ke tabungan kita karena sifatnya yang passive income. Uang yang terus mengalir itu tanpa kita sadari terus memenuhi rekening kita. Saat kita memerlukan uang dan mengambilnya melalui ATM, maka saldo logikanya tidak akan berkurang karena tiap hari pendapatan kita bertambah menutupi jumlah uang yang kita ambil. Bukan tidak mungkin saldo malah akan bertambah. Nah!

Merasa tertipu? Pada awalnya terus terang, ya. Tapi sekali lagi, saya melihat segala sesuatu dari sisi positifnya. Ini bukan penipuan, tapi justru mensugesti untuk giat berbisnis. Bisa bisnis apa saja. Kebetulan saja yang dibahas e-book itu adalah bisnis internet marketing. Bila kita tekun dan yakin dengan bisnis kita, semuanya akan bisa terjadi. Termasuk yang menjadi judul tulisan ini juga, mengambil uang di ATM tanpa mengurangi saldo. Jadi, berani mulai mencoba?

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat di Kompasiana.