bookmark_picture module_picture
 

Sponsor Link

Tajuk Media & Opini

Tajuk Media dan Opini
Joged Nggak Karuan Jadi Hits di Interne...
Jakarta - Bagaimana mungkin tarian buruk...
More  ]
Sebut Natsir Layak Jadi Panutan Presiden...
Kalla dalam Peringatan 100 Tahun Mohamma...
More  ]
Presiden Ingatkan Perkuat Pasar Kerajina...
Jakarta, 23/4 (ANTARA News) - Presiden S...
More  ]

Sponsor

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Syndicate

Halaman Depan
 
Krakatau Steel Bertahan Melalui IPO Print E-mail
Thursday, 05 June 2008
 

Akhirnya ada kabar yang lumayan menghibur tidak hanya bagi karyawan PT. Krakatau Steel (KS) tapi juga mereka yang tidak menyetujui penjualan saham pabrik baja nasional itu kepada asing melalui strategic partnership. Saya termasuk dalam kelompok ini. Bukan apa-apa, industri baja ini kan industri yang sangat strategis dan mestinya dipertahankan untuk memperkuat daya saing dan daya dukung dalam pembangunan nasional.

 

Sebenarnya Indonesia sudah memiliki dasar yang kuat untuk menjadi mandiri dengan pengembangan industri strategis semacam KS ini. Hal ini menjadi perhatian Soeharto dengan mendirikan berbagai industri penting baik dalam upaya mendukung pembangunan maupun pertahanan. Tengok saja perusahaan macam PT. Dirgantara Indonesia, PT. Pindad, PT. PAL, PT. Inka, PT. Dahana, PT. Barata, termasuk di dalamnya industri semen hingga kimia hulu melalui PT. Chandra Asri. Bahkan sejak tahun 2003, pemerintah RRC mengkaji kerjasama industri pertahanan dengan pemerintah Indonesia melalui PT. Pindad, PT. DI, PT. Dahana dan PT. PAL. Pada awal tahun ini kajian tadi direalisasikan dalam bentuk kerjasama pertahanan dengan memproduksi alutsista untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

 

Dalam perjalanannya ternyata industri strategis yang telah dipersiapkan dengan baik itu jalan di tempat dan malah mundur. Lihat saja kisruh PT.DI beberapa tahun yang lalu sebagai akibat campur tangan IMF yang melarang pemerintah mendanai industri ini sehingga memPHK ribuan karyawan dan akhirnya sempat vakum. PT. Inka yang terus merugi, suatu kenyataan khas kebanyakan BUMN kita. Saya yakin kita semua mahfum dengan berbagai realitas ini. Nah, kemudian beberapa waktu lalu muncul wacana untuk melepas mayoritas saham KS kepada investor asing yang banyak (tentu saja) berminat. 

 

Secara ekonomis sebenarnya agak mengherankan rencana melepas saham pada saat permintaan baja dunia tumbuh 6.7% dengan negara-negara BRIC (Brazil, Rusia, India dan Cina) sebagai kontributor konsumsi baja terbesar (IISI: Global steel use to grow 6.7% this year). Apalagi rencananya Indonesia akan mengkonsumsi 9 juta ton untuk produk akhir baja pada 2008 ini yang 40%-nya dipenuhi oleh KS.

 

Kemarin, Menneg BUMN Sofyan Djalil menghendaki KS untuk melaksanakan opsi IPO sebagai alternatif privatisasi. Tapi tentu saja hal ini memerlukan persetujuan DPR. Masalahnya, kalau ada politisasi dalam penentuan mekanisme privatisasi ini bukan tidak mungkin opsi ini akan mentah lagi.

 

Mudah-mudahan saja dalam suasana satu abad kebangkitan nasional tahun ini, semangat kebangsaan masih memenuhi dada para penentu kebijakan negara ini. Founding fathers dan pemangku negeri terdahulu sudah menyerahkan negara ini kepada kita semua. Pertahankan dan kembangkan warisan positif yang ditinggalkan dan benahi warisan buruk yang tersisa. Jangan menambah beban warisan buruk lain bagi generasi berikutnya, karena seperti juga kita saat ini, mereka akan merasa terbebani olehnya. Bila setiap kali industri strategis membutuhkan vitamin dan suplemen lalu pilihannya hanya jual dan jual, apakah masih pantas industri tersebut disebut strategis buat Indonesia?


Quote this article in website Related articles Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.7 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
Free Web Hosting with Website Builder

Bookmark Ngopini

Add to: Digg Add to: Del.icoi.us Add to: StumbleUpon Add to: Yahoo Add to: Technorati Add to: Google
Social Bookmarking

Lintasan Ngopini





GrowUrl.com - growing your website

Sedang Online

Statistics

Visitors: 50788
Copyright (c) 2008 Ngopini.Com. All rights reserved. Template designed by JOOMS