Federasi Asosiasi Sepakbola Dunia (FIFA) sangat serius menghendaki pergantian ketua umum PSSI yang saat ini dibawah komando Nurdin Halid. Terbukti, hanya beberapa pekan usai memberikan ultimatum kepada pengurus PSSI agar segera menyempurnakan pedoman dasarnya, serta menggelar pemilihan ketua umum yang baru, mereka telah menghapus nama Nurdin Halid dari kepengurusan otoritas sepakbola Indonesia.
Dalam situs resmi mereka, www.fifa.com, tidak terdapat lagi nama Nurdin Halid sebagai ketua umum. Posisinya diganti dengan tulisan to be determined (segera diputuskan). Menariknya, cuma nama pria asal Makassar ini yang dihapus, sementara pengurus lain seperti wakil presiden, Nirwan D Bakrie, dan sekjen Nugraha Besoes masih ada. Itu artinya, otoritas sepakbola dunia itu tidak lagi mengakui posisi Nurdin Halid sebagai ketua umum. Alasannya sudah jelas. Sebab, dalam statuta FIFA telah disebutkan bahwa seorang terpidana tidak boleh menjadi ketua umum organisasi sepakbola di negaranya. Kenyataan ini membuat PSSI tidak bisa lagi berkelit. Musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) untuk menentukan ketua umum yang baru mutlak harus dilaksanakan. Sebab, FIFA tidak lagi mengakui keberadaan Nurdin Halid sebagai ketua umum organisasi sepakbola nasional. *Yuslan Kisra Goal.com, 2 Maret, 2008
|
|
Users' Comments  |
|
Average user rating
(0 vote)
|
|
|